Jadwal Pelayanan

Lihat Semua Jadwal

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita

Agenda Terbaru

Lihat Semua Agenda


Kerangka Sermon  untuk  minggu Adven I,  02 Desember 2012

Yeremia  33:14-16

Allah menepati JanjiNya


1.Pendahuluan

Minggu Advent menunjuk kepada penantian kita akan Kelahiran Yesus Krsitus ke dunia ini sebagai manusia dan sekaligus menantikan kedatanganNya  yang kedua kali. Memperingati kelahiran Kristus sebagai penggenapan nubuatan Perjanjian Lama sekaligus menantikan kedatanganNya  yang ke dua kali dalam dunia ini, itulah yang mengisi minggu-minggu  adven yang kita masuki

Minggu  Adven Pertama dengan mengangkat  khotbah dari Yeremia pasal 33: 14-16 adalah berisikan tentang janji Allah yang akan digenapi yaitu dengan menumbuhkan Tunas  Daud  untuk melaksanakn keadilan dan kebenaran.

2. Penjelasan Nats

1)       Tuhan selalu setia dalam menepati  janjiNya ( ay.14)


Tuhan tidak pernah lalai dalam janjiNya. Kata “ Sesungguhnya” memperlihatkan kepada kita bahwa benar-benar  Allah itu setia dan selalu ingat akan janjiNya. Dia punya  cara dan waktu untuk menepatinya. ” Sesungguhnya  akan datang…” hendak menekankan bahwa benar dan pasti Tuhan akan segera akan menindaklanjuti dan menepati janji yang pernah Ia sampaikan. Karena itu Tuhan pasti tidak pernah lupa akan janjiNya, Itu berarti setiap orang yang berpegang teguh dan berharap  padaNya tidak akan mendapat kecewa. Israel dan Kaum Yehuda sebagai penerima janji dalam perikope  ini harus  bersiap menerima dan melihat bagaimana Allah akan menggenapi dan menepati  janjiNya. Janji itu akan segera digenapi setelah Israel ataupun Yehuda telah  70  tahun di dalam tawanan Babel  ( Yer  29:10). Tentunya seruan dan ratapan yang diiringi dengan pertobatan dilihat dan didengar  Tuhan sehingga kasihNya kembali nyata bagi umat Israel. Jangan biarkan kita mengalami pembuangan di “babel” seperti yang dilakukan Tuhan kepada Israel terlebih dahulu, untuk mengerti kehendak Tuhan dan tunduk kepada kehendak-Nya.Pembuangan di Babel sebagai cara Allah medidik  bangsa Israel untuk tunduk kepada Allah sekaligus mengalami kasih dan rencana-Nya yang indah. Dan bagi kita adalah sebuah pembelajaran penundukkan diri kepada kehendak Tuhan.

2)      Tunas Keadilan akan Tuhan tumbuhkan  (ay15).


Kata “Tunas” dalam ayat  15 ini berarti sesuatu yang member harapan, ada hidup dan kehidupan. Tuhanlah yang menumbuhkan “Tunas” tersebut, itu berarti di dalam dan oleh kuasa Tuhanlah ada  hidup dan kehidupan ada pengharapan. Di tengah kehidupan yang hancur dan menderita sangat diharapkan dan dirindukan kuasa yang dapat  menyelamatkan dan membebaskan kearah hidup yang lebih baik . Israel umat Tuhan  yang sedang mengalami hal seperti  itu sangat menginginkan  pertolongan, dalam hal ini  Tuhan berjanji akan menolong  dan pertolongan yang akan segera akan datang digambarkan dengan memakai kata  “Tunas”.   Tunas Keadilan bagi Daud itulah  nama yang dipakai. Tunas Adil  atau Raja Adil akan memerintah dengan adil bagi Israel. Ini adalah janji Allah yang sudah dinubuatkan  dalam Yer  23:5. Allah berjanji akan membangkitkan dan menumbuhkan  seorang raja dari keturunan Daud yang akan memerintah dan melakukan apa yang benar  dan adil. Nubuatan itu sepenuhnya tertuju kepada Mesias, Yesus Kristus.

 3)   Kehadiran Tunas Adil/Raja Adil akan membebaskan dan memberi hidup yang tentram    (ay. 16)

Israel akan segera dibebaskan dan diselamatkan dari pembuangan, mereka akan hidup tentram dan sejahtera. Kebebasan yang sempurna akan lebih nyata dalam tindakan Allah dalam diri Yesus Kristus. Dalam Yesus kebebasan dari kuasa iblis dan dosa akan membuat hidup orang percaya damai dan sejahtera. Dengan keadilan yang dilakukan Tuhan itu melebihi apapun. Ketika keadilan diputarbalikkan dan diperjualbelikan pasti Tuhan tidak tinggal diam. Kepada Tuhan setiap orang harus  berharap supaya keadilanNya nyata dalam setiap perkara  hidup, dan marilah kita menjadi penegak keadilan  dan menjadi tunas-tunas  keadilan.

Penutup dan Aplikasi


Dalam situasi hidup yang penuh kesulitan dan tantangan, bahkan ketika situasi sudah memperlihatkan tidak ada harapan ingatlah bahwa Tuhan Allah kita selalu setia dan Dialah tempat kita berharap. PertolonganNya selalu tepat, tidak pernah terlambat, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lama. Dia tahu dan punya waktu yang tepat untuk menolong kita.
Tuhanlah yang berkuasa menumbuhkan tunas pengharapan bagi kita. Pengharapan hidup bukan kematian. Ia akan turun tangan dan campur tangan dalam setiap perkaramu untuk memberi keadilan dan kebenaran bagimu. KeadilanNya  akan membebaskanmu dari setiap belenggu ketidak adilan yang kita alami. Karena itu marilah kita menjadi tunas-tunas keadilan yang dapat memberi harapan kepada setiap orang. Dalam Minggu Adven ini, Yesus sebagai Tunas Daud atau Raja Adil akan kita  nantikan kedatanganNya  untuk membebaskan kita dari kutuk dan kuasa dosa. Oleh keadilanNya akan membuat hidup  kita  tentram dan penuh damai.           

Pdt. Janto Sihombing            

Login




Pengunjung


Total Pengunjung:13698
Hari ini:33
Total Hit:36104

Link Online





Kalender

25 April 2014
MgSnSlRbKmJmSb
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30